Minggu, 28 September 2014

Jokes Are Fun 2



Honda Bebek Pak Ustad  - Indonesia
Di sebuah perkampungan yang padat dan relatif kumuh di sebuah kota
metropolitan Indonesia, hiduplah bertetangga seorang pendeta dengan
seorang ustad. Sedemikian baiknya hubungan mereka, sehingga apapun
yang dimiliki oleh yang satu pasti akan dibaginya kepada yang lain.

Begitulah, suatu hari Pak Pendeta mendadak mendapat tugas untuk
melayani penguburan seorang anggota jemaatnya. Karena tempat yang
hendak dituju relatif jauh dan tidak terjangkau oleh angkutan umum,
maka Pak Pendeta datang menjumpai Pak Ustad untuk meminjam sepeda
motornya.

"Pak Ustad, bolehkah saya meminjam honda bebeknya barang satu-dua
jam?" tanya Pak Pendeta.

"Oh, silakan, slakan, Pak Pendeta...." kata Pak Ustad dengan ramahnya
sambil memberikan kunci kontak sepeda motor yang dimaksud. Dan
pergilah Pak Pendeta membawa sepeda motor itu ke tempat tugasnya.

Dua jam kemudian, Pak Pendeta pun telah kembali. Ketika itu musim
penghujan, karena itu sepeda motor yang tadinya bersih kini telah
berlepotan lumpur.

Dalam semangat hidup bertetangga yang baik, maka Pak Pendeta berniat
untuk lebih dahulu membersihkan sepeda motor itu sebelum dikembalikan
ke pemiliknya.

Sebagaimana layaknya kehidupan di perkampungan kumuh, maka air adalah
barang yang sangat langka. Karena itu, untuk menghemat air, Pak
Pendeta hanya memercik-mercikkan air di seantero sepeda motor itu dan
mengelapnya. Cilakanya, tingkah-laku Pak Pendeta terlihat oleh Pak
Ustad.

"Astaga! Sudah dibaptisnya pula honda bebekku menjadi satu agama
dengan dia..." gerutu Pak Ustad di dalam hati.

Sementara itu, selesai membersihkan, Pak Pendeta pun mendorong sepeda
motor itu ke rumah Pak Ustad. "Ini hondanya...Terimakasih ya, Pak
Ustad?!"

"Hmm, hmm... Letakkan sajalah di situ, Pak Pendeta," kata Pak Ustad
dengan nada dingin. Ia menjadi begitu kecewa dan tidak berani lagi
menyentuh sepeda motornya.

"Aduh, apakah yang harus saya lakukan sekarang?" pikir Pak Ustad
dengan masygulnya. "Tadi pagi motor ini masih satu agama dengan saya,
tapi kini di tangan Si Pendeta brengsek itu ia telah berubah
agama..." Pak Ustad berpikir keras untuk kembali "memenangkan" honda
bebeknya.

"Oh, ada akal" Tiba-tiba Pak Ustad mendapat sebuah gagasan yang
cemerlang. Ia pergi ke gudang, mencari peti tempat menyimpan alat-
alat bertukang dan mengambil sebuah gergaji besi.

Mulailah Pak Ustad berjongkok di belakang sepeda motor itu.
Srek..srek..srek...Ia menggergaji ujung knalpot "honda bebek"
tersebut. Tak lama kemudian, tentu saja, putuslah ujung knalpot
tersebut. Pak Ustad tersenyum lebar. "Nah, kini honda bebek saya
sudah kembali menjadi satu agama dengan saya..." [.]

Lawan Kate  - Indonesia
Kelas yang tadinya ribut, kini menjadi sunyi-senyap setelah guru Bahasa Indonesia yang paling ditakuti itu telah masuk ke dalam ruang kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.

Murid-murid: "Selamat pagi, Bu Guru!"

Bu Guru (dengan suara melengking): "Mengapa bilang selamat pagi saja, Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?"

Murid-murid: "Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru..."

Bu guru: "Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera, kan lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan."

Murid-murid: "Selamat sejahtera Bu Guru!"

Bu Guru: "Sama-sama, duduk! Dengar baik-baik!! Hari ini saya mau menguji kalian semua tentang lawan kata atau antonim kata. Kalau saya sebutkan perkataannya, kamu semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengerti?"

Murid-murid: "Mengerti Bu Guru..."

Guru: "Pandai!"
Murid-murid: "Bodoh!"

Guru: Tinggi!
Murid-murid: Rendah!

Guru: Jauh!
Murid-murid: Dekat!

Guru: Berjaya!
Murid-murid: Menang!

Guru: Salah itu!
Murid-murid: Betul ini!

Guru (geram): Bodoh!
Murid-murid: Pandai!

Guru: Bukan!
Murid-murid: Ya!

Guru (mulai pusing): Oh Tuhan!
Murid-murid: Oh Hamba!

Guru: Dengar ini...
Murid-murid: Dengar itu...

Guru: Diam!!!!!
Murid-murid: Ribut!!!!!

Guru: Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid-murid: Ini adalah jawaban, pandai!!!

Guru: Mati aku!
Murid-murid: Hidup kami!

Guru: Saya rotan baru tau rasa!!
Murid-murid: Kita akar lama tak tau rasa!!

Guru: Malas aku ngajar kalian!
Murid-murid: Rajin kami belajar bu guru...

Guru: Kalian gila semua!!!
Murid-murid: Kami waras sebagian!!!

Guru: Cukup! Cukup!
Murid-murid: Kurang! Kurang!

Guru: Sudah! Sudah!
Murid-murid: Belum! belum!

Guru: Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid-murid: Sebab saya seorang pandai!

Guru: Oh! Melawan, ya??!!
Murid-murid: Oh! Mengalah, tidak??!!

Guru: Kurang ajar!
Murid-murid: Cukup ajar!

Guru: Habis aku!
Murid-murid: Kekal Kamu!

Guru (putus asa): O.K. Pelajaran sudah habis!
Murid-murid: K.O. Pelajaran belum mulai!

Guru: Sudah, bodoh!
Murid-murid: Belum, pandai!

Guru: Berdiri!
Murid-murid: Duduk!

Guru: Bego kalian ini!
Murid-murid: Cerdik kami itu!

Guru: Rusak!
Murid-murid: Baik!

Guru (stres): Kamu semua ditahan siang hari ini!!!
Murid-murid: Dilepaskan tengah malam itu!!!

Muka Bu Guru merah padam dan tanpa bicara lagi mengambil buku-bukunya dan keluar ruangan. Murid-murid bangga karena mereka merasa dapat menjawab semua pertanyaan tadi.

Ngupil  - Indonesia
Orang yang menganggap waktu adalah uang
Kalo ngupil, 2 lobang sekaligus ( Sekali mendayung, 2 pulau terlampaui )

Orang yang perfeksionis
Kalo mo ngupil, cuci tangan sampai bersih. Setelah ngupil, tangannya dicuci
lagi, dan hidungnya di kompres dengan alkohol untuk mencegah terjadinya
infeksi karena saat ngupil, bisa saja jari tangan melukai hidung.

Orang yang berlibido tinggi
Saat ngupil, jarinya di masukkan dan dikeluarkan dan di masukkan dan
dikeluarkan dan di masukkan dan dikeluarkan dan di masukkan dan
dikeluarkan dan di masukkan dan dikeluarkan dan di masukkan dan
dikeluarkan dan di masukkan dan dikeluarkan sampai keluar lendir.

Orang yang tidak berpendidikan
Menggunakan jari orang lain untuk ngupil. (INI JELAS BUKAN GUEEE!!!!!)

Orang yang tidak berpendidikan tapi punya sopan santun
Menggunakan jari orang lain untuk ngupil, dan mengucapkan terima kasih
setelah selesai.

Orang yang inovatif
Menggunakan jari kaki untuk ngupil

Orang berjiwa samurai
Saat ngupil, jari dimasukkan ke hidung, ditarik keatas, diturunkan
kebawah, tarik ke kiri kemudian tarik ke kanan.

Orang yang suka ganti suasana
Selalu menggunakan jari yang berbeda tiap kali ngupil

Orang yang suka petualangan
Selalu mencoba untuk meraih celah yang tak pernah diraih tiap kali
ngupil

Orang yang mempunyai time-management yang tinggi.
Ada jadwal tuk ngupil per minggu, dan selang waktu tuk ngupil tiap kali
ngupil.

Orang yang bagaikan punguk merindukan bulan
Mencoba untuk melompat-lompat,
dan mengharapkan upilnya akan turun dengan sendirinya.

Orang yang berjiwa pembunuh
Hanya akan berhenti ngupil setelah hidungnya berdarah.

Orang yang ga tahan digelitik
Sambil ngupil sambil tertawa.

Orang yang mengikuti perkembangan teknologi
Ngupil dengan memakai
antenna handphone.

Orang yang ga mau menghabiskan waktu tuk melakukan hal sia sia
Membuka lebar hidungnya dan menyuruh orang lain tuk ngintip apakah ada upil
didalam, karena ga mau sia sia masukin jari ke hidung tapi ternyata ga ada
upil.

Orang yang berjiwa oriental
Menggunakan sumpit tuk ngupil.

Orang yang taat beragama
Berdoa dulu sebelum ngupil.

Orang yang pilih kasih
Hanya ngupil lobang hidung sebelah kiri, sedangkan yang kanan dibiarkan
begitu saja.

Orang yang adil, arif dan bijaksana
Kalo upil dari lobang hidung sebelah kiri lebih banyak dibanding upil dari
hidung sebelah kanan, maka dia akan masukkan sedikit upil dari lobang
hidung sebelah kiri kedalam lobang hidung sebelah kanan, baru mulai ngupil
lagi.

Orang yang plin plan, alias baru makan buah simalakama
Ngupil salah, ga
ngupil salah, ngupil salah, ga ngupil salah, ngupil salah, ga ngupil
salah, ngupil salah, ga ngupil salah, ngupil salah, ga ngupil salah

Orang yang latah
Saat kuku tangan tanpa sengaja melukai hidung, maka dia akan berteriak "EH
MAMA KU UPIL EH UPIL KU MAMA"

Orang yang pelupa
Saat jari tangan sudah didalam hidung, sesaat dia lupa apa yang ingin dia
lakukan dengan memasukkan jari ke hidung.

Orang yang ceroboh
Orang yang setelah selesai ngupil lobang hidung sebelah kiri, kemudian lupa
tuk ngupil lobang hidung sebelah kanan.

Orang yang suka mencontoh kata kata di iklan TV
Setelah ngupil, dia akan berkata "Ngupil? Siapa takut..."

Miskomunikation  - Indonesia
Si Amat membuat spanduk yang tulisannya begini:
"SAVE THE COUNTRY, HANG TNI ... SAVE THE PEOPLE, HANG POLRI"
tentu saja ia lalu diciduk Aparat CJ.
Setelah diinterogasi, dia dilepaskan walau spanduknya dibakar.
Ternyata, maksud si Amat baik. Cuma, bahasa Inggrisnya kacau.
Arti spanduk itu dalam benak Amat adalah:
"Keselamatan Negara tergantung TNI, Keselamatan Rakyat tergantung
Polri..."

Peternakan Tapos  - Seks


Pada suatu kunjungan di sebuah peternakan yang dilakukan oleh peserta seminar keluarga harmonis, seorang Pemandu Tapos menceritakan bahwa sapi ditempat tersebut sangat sehat dan kuat-kuat.

Pemandu : "Bapak&Ibu, ini sapi dari New Zealand, sangat kuat sehari bisa 5 kali berhubungan dengan sapi betina"
Ibu-ibu sambil nyenggol Bapaknya : "Tuh ! Pak 5 kali sehari, bisa nggak...?"
Pemandu : "Bapak dan Ibu, ini sapi Australia lebih kuat lagi, sehari bisa 10 kali !"
Ibu-ibu nyenggol lagi Bapaknya : "Tuh, Pak, 10 kali ! Bayangin !!!"

Bapak-bapak semakin panas dan tanya kepada pemandu.

Bapak-bapak: "Pak ... itu 10 kali dengan betinanya yang sama apa enggak ?"
Pemandu : "Ya... beda-beda dong, Pak !"
Bapak-bapak : "Tuh, Bu ! betinanya beda-beda

Diperkosa  - Sex

Seorang pengusaha kondom sedang bingung, karena pesaingnya memunculkan beragam kondom dgn rasa yg membuat pengguna memakai merek saingannya...

Suatu hari, sang pengusaha akhirnya memproduksi kondom dgn rasa asli indonesia utnuk bersaing dgn kondom buatan luar...

Berhasil! kondomnya laris manis dipasaran, hingga suatu hari polisi menangkap sang pengusaha karena beberapa pengguna menjadi korban setelah 'digigit' pasangannya setelah menggunakan kondom rasa produksinya...

"emang situ pakai rasa apa sih, sampai ada yg napsu ngigit kondomnya orgnya jadi korban ?"

Si pengusaha sambil tersenyum malu menjawab...:" ko

Diperkosa  - Sex
Seorang wanita tuna susila sedang mengunjungi seorang dokter, mengeluhkan batuk yg dideritanya...

ketika hendak membayar, sang dokter menolak uang tersbut sambil berkata: "palsu nih uangnya ibu..."

Spontang si wanita berteriak : " Kurang ajar! berarti semalam saya telah diperkosa!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar