Subhanallah wabihamdihi
Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka
Wa'atuubu Ilaik ....
PERFECT
Sebuah kata yang cukup
menarik untuk diharapkan pada setiap manusia. Siapa sih yang tidak ingin
sempurna? Dari ujung kepala hingga mata kaki, semuanya ingin terlihat sempurna,
perfect. Tetapi kita sering lupa untuk memahami bahwa semakin kita menginginkan
kesempurnaan, maka akan semakin jelas bentuk ketidaksempurnaan itu. Semakin
kita menginginkan sebuah kecantikan fisik, maka semakin jelas kita akan melihat
betapa buruknya diri kita. Semakin kita menginginkan sesuatu yang lebih
sempurna dari setiap sudut, maka kita akan semakin menyadari bahwa kita akan selalu
merasa kurang dan kurang.
Begitulah...karakter dasar manusia tidak akan pernah puas dengan satu hal, pasti selalu kurang dan kurang. Coba kita lihat Seberapa banyak diantara kita yang melihat setiap jengkal episode kehidupan ini tentang kesempurnaan. Maka kita pun akan selalu merasa tidak puas. Dan coba kita lihat seberapa banyak diantara kita yang melihat lebih jauh lagi mengenai kesempurnaan, kita akan menyadari bahwa memang didunia ini tidak ada yang sempurna.
Wajar, jika dalam kehidupan ini ada sebagian orang yang selalu mencoba perfect, semua harus bernilai 100. Kemudian lupa bahwa dalam batas kemampuan tidak semuanya bernilai 100. Dan lebih berbahaya lagi ketika beranggapan bahwa nilai dibawah 100 sesuatu yang tidak berharga bahkan tidak memiliki nilai. Inilah salah satu indikasi mengapa banyak orang yang serakah terhadap dunia. Sifat ambisius yang tidak terkontrol dalam memahami sebuah kesempurnaan.
Tetapi...pada sebagian yang lain, melihat sesuatu yang berbeda tentang kesempurnaan. Menyadari bahwa manusia itu bukanlah tempat yang sempurna, manusia merupakan sebuah tempat kesalahan dan kekhilafan yang akan menjadikannya berhati-hati dan waspada terhadap perbuatan dosa, menjadikan manusia untuk mengerti bahwa hidup tidak hanya sekedar hidup dan membutuhkan sebuah perjuangan untuk tetap bertahan dari segala hal yang menjadikannya semakin tidak sempurna, dan yang lebih penting adalah memahami dan meyakini bahwa ada dzat yang sangat lebih kesempurnaanya dibanding manusia. Dialah Allah SWT, yang menciptakan manusia dan seluruh alam seisinya.
Lihatlah, banyak diantara kita yang mencoba untuk menandingi bentuk kesempurnaanNya, banyak yang mencoba menyombongkan diri untuk menciptakan terobosan baru ini dan itu seperti layaknya Fir’aun. Namun, apa yang Fir’aun dapatkan? Kecelakaan baginya sendiri atas kesombongannya tentang sebuah kesempurnaan.
Semoga, kita tidak terjebak dalam kata “sempurna”, biarlah hati kita yang merasakan sebuah kesempurnaan. Karena ia milik dzat yang Tak Tampak dalam kasat mata, tetapi Ia hidup dalam hati yang hidup. Ia ada dalam bentuk yang lain tentang kesempurnaan....
Begitulah...karakter dasar manusia tidak akan pernah puas dengan satu hal, pasti selalu kurang dan kurang. Coba kita lihat Seberapa banyak diantara kita yang melihat setiap jengkal episode kehidupan ini tentang kesempurnaan. Maka kita pun akan selalu merasa tidak puas. Dan coba kita lihat seberapa banyak diantara kita yang melihat lebih jauh lagi mengenai kesempurnaan, kita akan menyadari bahwa memang didunia ini tidak ada yang sempurna.
Wajar, jika dalam kehidupan ini ada sebagian orang yang selalu mencoba perfect, semua harus bernilai 100. Kemudian lupa bahwa dalam batas kemampuan tidak semuanya bernilai 100. Dan lebih berbahaya lagi ketika beranggapan bahwa nilai dibawah 100 sesuatu yang tidak berharga bahkan tidak memiliki nilai. Inilah salah satu indikasi mengapa banyak orang yang serakah terhadap dunia. Sifat ambisius yang tidak terkontrol dalam memahami sebuah kesempurnaan.
Tetapi...pada sebagian yang lain, melihat sesuatu yang berbeda tentang kesempurnaan. Menyadari bahwa manusia itu bukanlah tempat yang sempurna, manusia merupakan sebuah tempat kesalahan dan kekhilafan yang akan menjadikannya berhati-hati dan waspada terhadap perbuatan dosa, menjadikan manusia untuk mengerti bahwa hidup tidak hanya sekedar hidup dan membutuhkan sebuah perjuangan untuk tetap bertahan dari segala hal yang menjadikannya semakin tidak sempurna, dan yang lebih penting adalah memahami dan meyakini bahwa ada dzat yang sangat lebih kesempurnaanya dibanding manusia. Dialah Allah SWT, yang menciptakan manusia dan seluruh alam seisinya.
Lihatlah, banyak diantara kita yang mencoba untuk menandingi bentuk kesempurnaanNya, banyak yang mencoba menyombongkan diri untuk menciptakan terobosan baru ini dan itu seperti layaknya Fir’aun. Namun, apa yang Fir’aun dapatkan? Kecelakaan baginya sendiri atas kesombongannya tentang sebuah kesempurnaan.
Semoga, kita tidak terjebak dalam kata “sempurna”, biarlah hati kita yang merasakan sebuah kesempurnaan. Karena ia milik dzat yang Tak Tampak dalam kasat mata, tetapi Ia hidup dalam hati yang hidup. Ia ada dalam bentuk yang lain tentang kesempurnaan....
yang hatinya disalut taqwa
kepada ALLAH,
yang jiwanya penuh penghayatan trhadap Islam,
yang sentiasa dahaga dengan ilmu,
yang sentiasa haus dengan pahala,yang solatnya maruah dirinya,
yang tidak pernah takut untuk berkata benar,
yang tidak pernah gentar melawan nafsu,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang menjaga tutur katanya,
yang tidak bermegah dengan ilmu yang dimilikinya,
yang sentiasa berbuat kebajikan kerana sifatnya yang dermawan ,
yang mempunyai ramai teman,
dan tidak mempunyai musuh bersifat syaitan,
Wanita idaman lelaki ialah,
wanita yang menghormati ibunya,
yang sentiasa berbakti kepada kedua orang tuanya dan keluarga,
yang bakal menjaga kerukunan rumahtangga,
yang sabar mendidik suami dan anak-anak mendalami agama,
yang mengamalkan hidup penuh sederhana,
kerana dunia baginya adalah rumah sementara menuju akhirat,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang sentiasa bersedia untuk menjadi insan yang hakiki,
yang hidup di bawah naungan Al-Quran dan sunnah nabi,
yang boleh diajak berbicara dan berdiskusi,
yang menjaga matanya dari pandangan duniawi,
yang sujudnya penuh kesyukuran dengan rahmat Ya Rabbi,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang tidak pernah membazirkan waktu,
matanya kepenatan kerana penat menimba ilmu,
suaranya lesu kerana lidahnya tak henti memuji dan mengingatiMU,
tidurnya lena dengan cahaya keimanan,
bangunnya Subuh penuh penghayatan,
kerana sehari lagi usianya bertambah penuh keinsafan,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang sentiasa mengingati mati,
yang baginya hidup di dunia adalah ladang akhirat,
yang mana buah kehidupan itu perlu dibaja dan dijaga,
agar berputik tunas yang bakal menjadi baka yang sempurna,
meneruskan perjuangan Islam sebelum tibanya Kiamat,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang tidak terpesona dengan buaian dunia,
kerana dia mengimpikan syurga,
di situlah mahligai impiannya,
dialah WANITA IDAMAN LELAKI seadanya.
yang jiwanya penuh penghayatan trhadap Islam,
yang sentiasa dahaga dengan ilmu,
yang sentiasa haus dengan pahala,yang solatnya maruah dirinya,
yang tidak pernah takut untuk berkata benar,
yang tidak pernah gentar melawan nafsu,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang menjaga tutur katanya,
yang tidak bermegah dengan ilmu yang dimilikinya,
yang sentiasa berbuat kebajikan kerana sifatnya yang dermawan ,
yang mempunyai ramai teman,
dan tidak mempunyai musuh bersifat syaitan,
Wanita idaman lelaki ialah,
wanita yang menghormati ibunya,
yang sentiasa berbakti kepada kedua orang tuanya dan keluarga,
yang bakal menjaga kerukunan rumahtangga,
yang sabar mendidik suami dan anak-anak mendalami agama,
yang mengamalkan hidup penuh sederhana,
kerana dunia baginya adalah rumah sementara menuju akhirat,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang sentiasa bersedia untuk menjadi insan yang hakiki,
yang hidup di bawah naungan Al-Quran dan sunnah nabi,
yang boleh diajak berbicara dan berdiskusi,
yang menjaga matanya dari pandangan duniawi,
yang sujudnya penuh kesyukuran dengan rahmat Ya Rabbi,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang tidak pernah membazirkan waktu,
matanya kepenatan kerana penat menimba ilmu,
suaranya lesu kerana lidahnya tak henti memuji dan mengingatiMU,
tidurnya lena dengan cahaya keimanan,
bangunnya Subuh penuh penghayatan,
kerana sehari lagi usianya bertambah penuh keinsafan,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang sentiasa mengingati mati,
yang baginya hidup di dunia adalah ladang akhirat,
yang mana buah kehidupan itu perlu dibaja dan dijaga,
agar berputik tunas yang bakal menjadi baka yang sempurna,
meneruskan perjuangan Islam sebelum tibanya Kiamat,
Wanita idaman lelaki ialah,
yang tidak terpesona dengan buaian dunia,
kerana dia mengimpikan syurga,
di situlah mahligai impiannya,
dialah WANITA IDAMAN LELAKI seadanya.
Subhanalloh,,, Mampukah Aku membawa Serta Suamiku Masuk Surga??? Allahu'alam Bissawab,, Qu hanya bs berusaha semampuku..
BalasHapusHidup selalu penuh liku, aral dan rintangan.. Cobaan menuju RahmatNYA pastilah banyak, Amin YRA.. Semoga kita semua mampu melewatinya.
BalasHapus